Sipir Cantik ini berikan Tips Lulus dengan Sukses Tes kesamaptaan CPNS Kemenkumham
Untuk mengikuti suatu kompetisi, pastinya kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan sesempurna mungkin, dan menghindari membuat masalah sekecil apapun untuk melewati semua tahapan ujian dari suatu masalah. Saya rasa semua sudah tau, Jabatan penjaga tahanan (sipir) membutuhkan ketahanan fisik dan mental
yang tangguh dalam melaksanakan tugasnya. Melakukan penjagaan, patroli,
penggeledahan, pemeriksaan, pengawalan, pengaturan, pengawasan,
pengamanan, penanganan huru hara/ pengendalian massa, penanganan tempat
kejadian perkara akan menjadi tugas pokok seorang Sipir.
Untuk mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut perlu didukung oleh
kondisi kesamaptaan jasmani setiap sipir sehingga selalu siap siaga,
mempunyai daya tahan dan kekuatan fisik yang optimal dalam melaksanakan
tugas. Mengikuti CPNS kemenkumham menjadi salah satu incaran ribuan masyarakat indonesia untuk bisa bekerja dan bergabung ke dalamnya. Berita gembira lainnya, recrutmen hampir mencapai Untuk dua lembaga itu, total lowongan CPNS yang dibuka sebanyak 19.210 lowongan.
Perinciannya, 1.684 CPNS untuk Mahkamah Agung (MA) dan 17.962 kursi CPNS di Kemenkuham. Tentunya menjadi kesempatan besar bagi muda-mudi bangsa terbaik untuk terus mencobanya. Untuk Kemenkumham 14.000 kursi diantaranya dibuka untuk lulusan SMA sederajat dengan formasi penjaga tahanan atau lapas.
Nah, untuk Anda yang hendak mendaftar formasi penjaga lapas ini ada baiknya Anda mempersiapkan fisik sejak saat ini. Dikutip dari laman menpan.go,id, seperti sudah diumumkan Panitia Seleksi
CPNS Kementerian Hukum dan HAM, untuk pelamar dari lulusan SLTA
sederajat, khususnya untuk penjaga tahanan, SKB akan dilakukan dengan
kesamaptaan.
Pekerjaan seorang sipir dapat mengantongi gaji yang tidak sedikit alias terbilang "Sangat berkecukupan" menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang memburu pekerjaan di Kemenkuham tersebut. Lihat jumlah gaji menggiurkan dari seorang pegawai sipir di berita https://fasajada.blogspot.co.id/2017/09/gaji-menggiurkan-dari-pekerja-sipir.html
Apa itu tes kesamaptaan?
Tes kesamaptaan adalah salah satu tahap seleksi hampir sama dengan
melakukan tes fisik atau tes kesehatan yang diikuti calon pelamar.
Kesamaptaan berasal dari kata samapta yang memiliki arti ready atau prepared atau bisa juga diartikan kesiapan fisik.
Tes kesamaptaan terdiri dari beberapa jenis. Di antaranya seperti lari, push up, sit up, pull up dan chining, dan shuttle run. Untuk lari, biasanya dilakukan selama 12 menit bagi laki-laki.
Dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter. Sedangkan untuk perempuan lari
lebih lama 2 menit, yakni 14 menit dengan minimal jarak tempuh 1.200
meter.
Tes Kesampataan menjadi materi dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
selain Pengamatan Fisik dan Keterampilan (PFK). Sesuai alurnya peserta
harus melalui atau lulus tes PFK dulu sebelum diikutkan Tes Kesamaptaan.
Artinya ujian Kesamaptaan menjadi tahap terakhir yang harus dilalui
peserta sebelum pengumuman kelulusan.
Selanjutnya, push up. Push up dilakukan untuk mengetahui daya tahan lengan bagian luar. Standar push up untuk laki-laki antara 35 sampai 40 kali, dan standar push up untuk perempuan antara 30 sampai 35 dengan waktu biasanya 1 menit. Sit Up
adalah gerakan duduk kemudian bangun. Tes ini bertujuan untuk
mengetahui daya tahan serta fleksibilitas otot perut. Standar untuk
laki-laki 35-40 kali, standar untuk perempuan 30 kali dengan waktu 1
menit.
Adapun untuk pull up, pull up dilakukan untuk mengetahui kekuatan otot lengan. Pull up
adalah gerakan dengan cara seperti bergantung pada tiang horizontal
kemudian menarik badan ke atas sampai dagu melewati tiang itu dan
kembali turun sampai tangan lurus dengan standar untuk laki-laki 10
kali.
Yang terakhir adalah shuttle run. Shuttle run adalah lari membentuk angka 8. Lari dengan kecepatan penuh (sprint)
melewati dua patok besi yang berjarak kurang lebih 10 meter dengan
titik awal sebelah kanan patok belakang. Setelah ada aba-aba start atau
peluit, Anda lari dari titik awal itu menuju sebelah kiri patok depan
kemudian memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok depan,
setelah itu lari kembali ke patok belakang sebelah kiri, memutari patok
itu sampai berada di sebelah kanan patok belakang kembali.
Lari membentuk angka 8 itu dilakukan sebanyak 3 kali putaran dan
dicatat waktu tercepatnya dan ingat, harus dilakukan dengan kecepatan
penuh agar nilainya bagus. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan
kelincahan tiap peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari
20 detik.
Tes Kesamaptaan terdiri dari 2 jenis yaitu dari segi kesehatan dan dari segi kesamaptaan. Untuk segi kesehatan dengan cara memeriksa:
- Tinggi badan = Pria minimal 160, Wanita minimal 150.
- Berat badan = Ideal sesuai dengan index mass.
- Tekanan darah = sesuai ketentuan dokter.
- Penglihatan = tidak buta warna dan katarak.
- Pendengaran = tidak menggunakan alat bantu dengar dan tuli.
- Kondisi badan secara normal = tidak bertatto.
- Ada bekas operasi atua tidak.
- Ada bekas patah tulang atau tidak.
- Cacat fisik.
- Peserta wanita yang sedang mengandung.





berarti untuk yang pernah patah tulang, dipastikan gugur? gak ada kesempatan?
ReplyDeletewalopun sudah sembuh?