Tanggap Krisis Rohingya, Jokowi kirim menlu "gugat" Pemerintahan Myanmar.

Penindasan terhadap Muslim Rohingya masih terjadi. Baru saja pemerintah Myanmar mengerahkan pasukannya ke Provinsi Rakhine. Puluhan orang tewas saat pasukan menyerbu kampung-kampung. Konflik antara etnis rohingya dengan masyarakat Myanmar yang mayoritas beragama Budha seolah tak berkesudahan. Puluhan ribu warga Rohingya terlunta-lunta mengungsi ke negara lain, termasuk Indonesia. Di Myanmar, etnis Rohingya tak diakui sebagai warga negara. Mereka kesulitan memperoleh akses kesehatan, pendidikan dan perumahan yang layak. Kekerasan juga terus terjadi. Sebenarnya apa pokok permasalahan di Myanmar? Apakah konflik Rohingya murni karena agama semata?

Pemerintah Indonesia, Jokowi dalam persnya menyatakan Ia dan seluruh Rakyat Indonesia mengakui penyesalannya terhadap kekerasan yang terjadi di Rohingya "Saya dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi di Rakhine state, Myanmar. Perlu sebuah aksi nyata ,Bukan hanya pernyataan kecaman-kecaman, dan pemerintah berkomitmen terus membantu krisis kemanusian bersinergi dengan kekuatan sipil masyarakat Indonesia dan juga masyarakat Internasional. Saya sudah menugaskan menlu republik Indonesia menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk sekjen PBB, Bapak Antonio Gutteres dan komisi penasihat khusus untuk Rakhine state bapak Kofi Annan. Menlu RI telah berangkat ke Myanmar untuk meminta pemerintah Myanmar agar menghentikan dan mencegah kekerasan, agar memberikan perlindungan ke semua warga, termasuk muslim di Myanmar. dan agar memberikan akses bantuan kemanusiaan. Untuk penanganan kemanusiaan akibat konflik tersebut, Pemerintah telah mengirimkan bantuan dalam bentuk makanan dan obat-obatan, ini dalam bulan januari-februari, sebanyak 10 container. juga telah membangun sekolah di Rakhine state, dan juga segera akan membangun Rumah sakit yang akan dimulai bulan Oktober yang akan datang di Rakhine state, Indonesia juga telah menampung pengunsi dan memberikan bantuan terbaik. Saya juga telah menugaskan menlu RI untuk terbang ke Daka, Bangladesh dalam rangka menyiapkan bantuan kemanusiaan yang diperlukan pengungsi-pengungsi yang berada di Bangladesh, kita harapkan minggu ini  kita akan mengirim lagi bantuan makanan dan obat-obatan. Sekali lagi, kekerasan, krisis kemanusiaan ini harus segera dihentikan."  (alasyi.com).

Comments

Post a Comment

Popular Posts